Langsung ke konten utama

Renungan Jumat

 Renungan
Jumat 02 Februari 2024


BE No. 7


Mazmur 80:20 "Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah  kami, buatlah wajahMu  bersinar, maka kami akan selamat"

Dalam kehidupan kita ini kita membutuhkan sumber sukacita yang membuat kita bersemangat dalam menjalani hari-hari kehidupan kita. Dan sumber sukacita itu hanya dapat  kita temukan dalam diri Yesus Kristus.

Di dalam Yesuslah kita mendapatkan pemulihan hati dan pikiran yang melegakan kita. Sehingga kita tidak mengandalkan diri kita sendiri memikirkan banyak hal dalam kehidupan kita. Sebaliknya kita lebih mengandalkan Tuhan dan bergantung sepenuhnya hanya kepada Tuhan saja. Apapun situasi yang kita hadapi, apapun kendala dan kesulitan yang datang dalam hidup kita, kita tetap berpegang pada Tuhan sebagai sumber pertolongan kita. Dan tidak mencemaskan apapun dalam hidup kita sebab Dia yang memegang kendali dalam hidup kita.
Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TES IQ (PSIKOTES)

Saya Pinjam uang dari si A Rp.50Jt dan dari si B 50 Jt juga, jadi total uang yang saya pinjam adalah 100jt. Terus saya beli mobil seharga 97jt dari uang pinjaman tsb. berarti masih ada sisa 3jt. terus 1jt saya kembalikan ke siA dan 1jt ke si B dan 1jt saya kantongi sendiri . berarti utang saya ke si A tinggal 49jt dan ke si B juga 49jt jadi total utang saya 98jt. klo ditambahkan total utang saya dan uang yg saya kantongi tadi 1jt (98+1=99)jt. padahal tadi saya pinjam uang 100jt. question. yang 1jt lagi kemana???? berikut gambar q. senyum mencerminkan kebahagiaan                                                       Kebersamaan mempererat tali persaudaraan

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu". (I Tesolonika 5:18).

Kisah 2 Lembar Uang Kertas Yang Bersaudara Uang Rp 1.000, dan Rp 100.000, sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Kemudian di antara kedua uang tersebut terjadilah percakapan, uang Rp 100.000 bertanya kepada uang Rp 1.000, “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau amis?” Dijawablah oleh uang Rp 1.000, “Karena aku begitu keluar dari Bank langsung berada di tangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis.” Lalu Rp 1.000 bertanya balik kepada Rp 100.000, “Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?” Dijawab oleh Rp 100.000, “Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di mall dan juga hotel-hotel...

Untuk Orang Tua Dan Guru

Untuk orang tua dan guru, dikutip dari postingan Dr. Ovie, SpOG yang masih muda.. Apakah Anak-ku harus rangking 1? Si Ranking 23 : “Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan” Di kelasnya terdapat 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun ternyata anak kami menerimanya dengan senang hati. Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja. Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak kami rangking nomor 23 dan tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali ...