Langsung ke konten utama

KEJUJURAN

Suatu nilai Ke JUJURAN :
 

Seorang CEO sedang mencari penggantinya, penerus perusahaan besar, dari antara karyawan terbaiknya. Utk itu ia memanggil seluruh staff eksekutif kantornya & memberikan masing2 sebutir BENIH. Lalu ia berkata : "Sirami dgn teratur, rawat & 1 tahun dari sekarang bawa tanaman yg tumbuh dari benih ini. Yg "TERBAIK", pemiliknya akan menjadi penggantiku sbgi CEO perusahaan ini."
Seorng staff bernama Toni, pulang ke rumah dgn benih yg siap di rawat. Setiap hari benih itu ia siram dgn air dan diberinya pupuk. Stlh 6 bln, di kantor semua saling berbicara tentang tanaman mereka. Hanya Toni yg benihnya tdk tumbuh sama sekali. Stlh 1 thn, seluruh staff eksekutif menghadap CEO memperlihatkan hasil benihnya. Toni berkata pada istrinya bhwa ia tdk akan membawa pot yg kosong. Namun istrinya mendorong utk menyatakan yg sebenarnya. Toni menyadari bhwa istrinya sarankan HAL YANG BENAR. Masuk ruang meeting, ia membawa pot kosong. Seluruh mata memandangnya iba. Ketika CEO masuk ruangan ia memandang keindahan seluruh tanaman itu, hingga akhirnya berhenti didepan Toni yg tertunduk malu. Sang CEO memintanya ke depan & menceritakan kronologisnya. Ketika Toni selesai cerita, CEO berkata :"Beri tepuk tangan untuk Toni, dia adalah CEO yg baru, dia yg akan menggantikan saya". Ia melanjutkan kata2nya : "Semua  benih yg kuberikan kpd kalian, sebelumnya
tlh KUREBUS DGN AIR PANAS hingga mati & tdk mgkn tumbuh lg. Jika benih kalian dpt tumbuh, berarti kalian tlh menukarnya & berbohong padaku, kecuali Toni, hanya dia yg JUJUR".
Sahabat...
Cerita diatas, MENGAJAR kita utk berani bersikap jujur, menanggapi suara hati, kehendak ALLAH agar kita memiliki sikap Jujur. Karena apa yg kita tabur, ada saatnya kita akan menuai.
"Tabur KEJUJURAN, menuai Kepercayaan...
Tabur KETEKUNAN, menuai Kemenangan...
Tabur KERJA KERAS, menuai Kesuksesan...Jgn takut menjalani jika itu BENAR....

Semoga Bermanfaat  GBU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TES IQ (PSIKOTES)

Saya Pinjam uang dari si A Rp.50Jt dan dari si B 50 Jt juga, jadi total uang yang saya pinjam adalah 100jt. Terus saya beli mobil seharga 97jt dari uang pinjaman tsb. berarti masih ada sisa 3jt. terus 1jt saya kembalikan ke siA dan 1jt ke si B dan 1jt saya kantongi sendiri . berarti utang saya ke si A tinggal 49jt dan ke si B juga 49jt jadi total utang saya 98jt. klo ditambahkan total utang saya dan uang yg saya kantongi tadi 1jt (98+1=99)jt. padahal tadi saya pinjam uang 100jt. question. yang 1jt lagi kemana???? berikut gambar q. senyum mencerminkan kebahagiaan                                                       Kebersamaan mempererat tali persaudaraan

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu". (I Tesolonika 5:18).

Kisah 2 Lembar Uang Kertas Yang Bersaudara Uang Rp 1.000, dan Rp 100.000, sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Kemudian di antara kedua uang tersebut terjadilah percakapan, uang Rp 100.000 bertanya kepada uang Rp 1.000, “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau amis?” Dijawablah oleh uang Rp 1.000, “Karena aku begitu keluar dari Bank langsung berada di tangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis.” Lalu Rp 1.000 bertanya balik kepada Rp 100.000, “Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?” Dijawab oleh Rp 100.000, “Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di mall dan juga hotel-hotel...

Untuk Orang Tua Dan Guru

Untuk orang tua dan guru, dikutip dari postingan Dr. Ovie, SpOG yang masih muda.. Apakah Anak-ku harus rangking 1? Si Ranking 23 : “Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan” Di kelasnya terdapat 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun ternyata anak kami menerimanya dengan senang hati. Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja. Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak kami rangking nomor 23 dan tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali ...